ARABIC CAMP ONLINE : PEMBELAJARAN KEMAHIRAN BERBAHASA ARAB UNTUK SISWA MA SEDERAJAT SE- MALANG RAYA

Ilham Fatkhu Romadhon

Abstract


ABSTRAK : Kemah bahasa merupakan salah satu program pembiasaan berbahasa atau berlatih berbahasa yang dielenggarakan oleh universitas yang memiliki jurusan bahasa Asing seperti kemah bahasa Inggris, kemah bahasa Jerman, Kemah bahasa mandarin, dan lainnya. Sedangkan kegiatan pembiasaan berbahasa atau berlatih berbahasa khususnya pembiasaan berbahasa Arab masih sangat jarang diadakan pada tingkat MA atau sederajat. Oleh karena itu, kemah bahasa Arab bagi siswa tingkat MA atau sederajat merupakan upaya untuk memberikan fasiltas bagi siswa-siswa yang memiliki kompetensi berbahasa Arab dalam ekstrakulikuler oleh karena itu tim pelaksana pengabdian masyarakat menyelenggarakan program kemah bahasa Arab sebagai ajang pengembangan diri dalam berbagai kegiatan kebahasaan bagi siswa MA sederajat. Program ini diadakan berdasarkan kurang maksimalnya penerapkan ekstrakulikuler bahasa Arab seperti Debat bahasa Arab, Qiroatus Syi’ir (baca puisi), Khitobah (Pidato) dan MC bahasa Arab. Oleh karena itu, tim pelaksana membuat suatu program kepada masyarakat yaitu Arabic Camp : Pembelajaran Bahasa Arab Intensif untuk Siswa MA Sederajat Se-Malang Raya. Tulisan ini mendeskripsikan program Arabic Camp, problematika dan solusinya. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap pelaksanaan yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan.

KATA KUNCI: Arabic Camp Online, Pembelajaran Kemahiran Berbahasa Arab, Siswa MA


References


Aburezeq, I.M. (2019). The Impact of Flipped Classroom on Developing Arabic Speaking Skills. Asia-Pacific Edu Res . https://doi.org/10.1007/s40299-019-00483-z.

Agar, M., MacDonald, J. (2015). Focus Groups and Ethnography. Hum. Organ. 54(1), 78–86.

Baskoro, (2011) Metode Pembelajarannya Bahasa Arab Masih Tertinggal, (https://jogja.tribunnews.com/2015/06/11/metode-pembelajarannya-bahasa-arab-masih-tertinggal.) Dikutip pada tanggal 1 Juni 2021.

Chabib, A. (2017). Manajemen Pengembangan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tarbiyatuna, 8(2), 132-145.

Debdikbud, (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Bulan Bintang : Jakarta.

Falah, Ahmad. 2014. Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Mind Map. Jurnal Arabia, Vol. 6, No. 1, Januari - Juni 2014, STAIN Kudus.

Falahudin, I. (2014). Pemanfaatan Media dalam Pembelajaran. Jurnal Lingkar Widyaiswara, 1(4), 104-117.

Hanifah, U. (2011). Media Pembelajaran Bahasa Arab. Media Pembelajaran Bahasa Arab, 1-251.

KMA (Keputusan Menteri Agama) 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab (KI dan KD Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab)

Mawadda, (2016). Keterampilan Berbicara Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Mahasiswa Alumni PIBA (Studi Kasus Prodi PGMI Angkatan 2014 Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Alauddin Makassar). Skripsi. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Nyumba, Tobias O, dkk. 2018. The Use of Focus Group Discussion Methodology: Insights From Two Decades of Application in Conservation. Methods in Ecology and Evolution 9, 20-39.

Parker, A., & Tritter, J. (2006). Focus Group Method and Methodology: Current Practice and Recent Debate. International Journal of Research & Method in Education, 29, 23–37.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 37 Tahun 2018 tentang daftar Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) pelajaran K13 ( tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA).

Sani, R. A. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

Tanpa Nama, Data SMA dan SMK Kota Malang http://www.umm.ac.id/id/pages/jawa-timur-2/data-sma-dan-smk-kota-malang.html, (di akses pada tanggal 1 Juni 2021)

Ur, P. (1996). A Course in Language Teaching: Practice and Theory. Cambridge: Cambridge University Press.

Wibowo, Y. (2010). Bentuk-bentuk Pembelajaran Outdoor. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.