PENGEMBANGAN KARTU KATA BERGAMBAR (FLASH CARD) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KOSA KATA DI MADRASAH IBTIDAIYYAH KELAS VI

Afifah Akmalia, La Tadzarney Varda, Wasiatur Rizqiyah

Sari


ABSTRAK: Bahasa merupakan alat terpenting untuk berinteraksi dan menyampaikan informasi. Pembelajaran bahasa memiliki empat kemahiran, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk menguasai empat kemahiran tersebut, kosa kata menjadi suatu hal yang penting untuk dikuasai oleh peserta didik. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa menurut peraturan Departemen Agama, terdapat kosa kata yang harus dicapai para siswa di setiap jenjang. Mulai dari Ibtidaiyyah, kosa kata yang dikuasai sebanyak 300 kosa kata. Kemudian Tsanawiyyah sebanyak 450 kosa kata baru. Dan Aliyah sebanyak 750 kosa kata baru. Semua kosa kata tersebut tidak boleh terulang disetiap tingkatan agar target pemerolehan kosa kata tersebut tercapai. Karena banyak kosa kata yang disebutkan berulang-ulang pada setiap tingkatan, khususnya kosa kata atau idiom yang berkaitan dan tinggi frekuensi penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Dalam pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, terdapat banyak media pembelajaran yang digunakan. Salah satu media pembelajaran yang relevan dengan pembelajaran kosa kata adalah media kartu kata bergambar (flash card). Kartu kata bergambar (flash card) merupakan kartu yang berisi kosa kata disertai gambar berukuran 10 cm x 10 cm. Diharapkan dengan adanya media ini akan menambah semangat peserta didik agar lebih kritis, tidak mudah bosan, terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga target pemerolehan kosa kata mereka tercapai dan bisa meningkatkan kemahiran berbahasa Arab mereka. KATA KUNCI: Kosa kata, Kartu kata bergambar (Flash Card)

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Al-Qasimi, Ali. 1980. Al-Kharithah fi Ta’limil Arabiyyah li Ghairin Nathiqina biha

dalam As-Sijlu Al-Ilmi lin-Nadwah Al-Alamiyyah Al Uwla li Ta’limi-l

Arabiyyah li Ghairin Nathiqina biha. Ar-Riyadh : Imafah Syu’unil Maktabat

Jami’ah Ar –Riyadh.

Arsyad, Azhar. 2003. Bahasa Arab dan Metode Pengajarannya. Yogyakarta :

Pustaka Pelajar.

Arsyad, Azhar. 2017. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Asrori, Imam dan Ahsanuddin, Moh. 2016. Media Pembelajaran Bahasa Arab.

Malang: CV.Bintang Sejahtera).

Dananjaya, Utomo. 2010. Media Pembelajaran Aktif. Bandung: Nuansa

Effendy, A.F. 1984. Media Pengajaran Bahasa. Malang : Pustaka Lisan.

Hill. Reginald. (1998). Penuntun Sekolah Minggu, Jakarta: Yayasan

KomunukasiBina Kasih

Indriana, Dina. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogyakarta : Penerbit

Diva Press Anggota IKAPI.

Jauhari. 2000 . Hakekat Belajar Mengajar. http://muzakiinfo.blogspot.com

Keraf, Gorys. (1991). Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia .Jakarta: Gramedia

Widiasatya

Lautfer. Ruth. (1993). Pedoman Pelayanan Anak.Malang Indonesia : Yayasan

Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia.

Murtadho, Nurul. Penyelarasan Materi Dan Model Rpp Bahasa Arab Untuk

Pendidikan Dasar Dan Menengah

Nasution, N dan Zainul, A. 1997 .Penilaian Hasil Belajar. Jakarta : Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan.

Nurgiyantoro, Burhan. 1998 . Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta : Gajahmada

University Press

Rohani, Ahmad H. M. dan Ahmadi, Abu. H. 1990. Pengelolaan pengajaran.

Jakarta: Rineka Cipta.

Rohman, Minanur. 2010. Peran Glenn Doman Sebagai Metode Pembelajaran

Membaca Pada Anak yang Mengalami Cedera Otak.Jakarta: Gramedia.

Soemargono. 1991. Kamus Prancis Indonesia. Jakarta : Gramedia.

Soeparno. 1988. Media Pemgajaran Bahasa. Klaten : Intan Pariwara.

Sudjana, Nana dan Rivai. Ahmad. 1997. Media Pengajaran. Bandung: Sinar

Baru.

Sudjana, Nana. 1998. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung Sinar

Baru.

Sutikno, Sobry. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Prospect.

Tarigan, H.G. (1994). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, Bandung:

Tangan, H.G.(2011). Pengajaran Kosakata .Bandung: Angkasa


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.