PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA ISTILAH KEKERABATAN DALAM BAHASA ARAB DAN BAHASA INDONESIA

Rohma Maulidya

Sari


ABSTRAK: Istilah kekerabatan merupakan ungkapan yang sering
digunakan ketika seseorang berkomunikasi. Istilah tersebut digunakan
untuk memanggil mitra tutur dengan sebutan tertentu sesuai kedudukannya
dalam keluarga. Kekerabatan terjalin tidak hanya berdasarkan hubungan
biologis, namun juga terwujud karena hubungan sosiologis antarmanusia
untuk membangun hubungan sosial dalam masyarakat. Setiap masyarakat
dengan latar budaya yang beragam, memiliki istilah kekerabatan yang
berbeda-beda pula. Salah satu unsur kebudayaan ialah bahasa. Pada bahasa
akan tampak perbedaan istilah kekerabatan antara bahasa yang satu dengan
yang lainnya. Perbedaan ini tentunya disebabkan adanya perbedaan pada
sebagian unsur kebudayaan atau bahkan seluruhnya, sehingga
menyebabkan perbedaan pada bahasa yang dihasilkan. Adanya unsur yang
berbeda antarbahasa berpotensi menjadi kesulitan tersendiri bagi para
pembelajar bahasa, khususnya bahasa asing. Para pembelajar bahasa asing
cenderung memindahkan unsur-unsur bahasa yang dipelajari kepada
bahasa pertamanya. Hal ini dirasa dapat memudahkan para pembelajar
dalam mempelajari bahasa yang sedang dipelajari. Berdasarkan fenomena
tersebut, sangat diperlukan analisa terhadap unsur-unsur bahasa, sehingga
dapat ditemukan persamaan dan perbedaan diantara bahasa-bahasa
tersebut. Analisis bahasa pada istilah kekerabatan masih jarang dilakukan
dan penelitian ini difokuskan persamaan dan perbedaan istilah kekerabatan
antara dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Penelitian ini
adalah salah satu jenis penelitian korespondensi dalam pendidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi secara tepat terhadap objek
penelitian yakni istilah kekerabatan dalam bahasa Indonesia dan bahasa
Arab.
KATA KUNCI: kekerabatan, kebudayaan, bahasa asing


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ainin, Moh. 2010. Metodologi Penelitian Bahasa Arab. Malang: Hilal Pustaka.

Antropologi, Jurnal, Isu-isu Sosial Budaya, Katubi Received Article, and Accepted

Article. 2017. “Linguistik Antropologi: Disiplin Ilmu Yang Termarjinalisasi

Pada Program Studi Linguistik.” 19(1): 1–10.

Chaer, Abdul, and Leonie Agustina. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal.

Jakarta: Rineka Cipta.

Dhayef, Qasim Abbas, and Hashim Alhussaini. 2019. “Kinship Terms in English

and Arabic : A Contrastive Study.” (June 2018).

Ellis, Rod. 1986. “Reviews Comptes Rendus Understanding Second Language

Acquisition.” : 95–101.

Kontrastif, Analisis et al. 2017. “Suci Asri Wulandari, 2017 ANALISIS

KONTRASTIF KATA SAPAAN DALAM BAHASA JEPANG DAN

BAHASA SUNDA Universitas Pendidikan Indonesia | Repository.Upi.Edu |

Perpustakaan.Upi.Edu 1.” : 1–7.

Kottak, C.P. 2004. Anthropology: The Exploration of Human Diversity. New York:

McGraw Hill.

Puji, Segala, and Allah Swt. “ هتاكربو اللها ةحمرو مكيلع ملاسلا ينعجمأ هباحصأو هلا ىلعو دممح انديس

”.ىلع ملاسلاو ةلاصلا و ينملعلا بر الله دملحا . دعب امأ ، نيدلا موي لىا ناسح إب عبت نمو

Raden, U I N, Fatah Palembang, Pendahuluan Pendekatan, and Bahasa Arab. 1972.

“ANALISIS KONTRASTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA

ARAB.” : 105–17.

Robert, Sibarani. 2015. “Pendekatan Antropolinguistik Terhadap Kajian Tradisi

Lisan.” RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa 1(1): 94–107.

Sibarani, Robert. 2004. Antropolinguistik. Medan: Poda.

Sulayma, Umar. “BAB II SISTEM KEKERABATAN ARAB ARAB SEBAGAI

LATAR BELAKANG SOSIAL HUKUM KEWARISAN ISLAM A .

Kelahiran Dan Perkembangan Hukum Islam 1 . Fiqh Sahabat Dan Tabi ’ in

Fiqh Sebagai Sebuah Produk Pemikiran Hukum Islam Telah Muncul Sejak

Masa Rasulullah Saw . Mem.” : 1056–65.

Unsrat, Program Magister, and Kajian Linguistik. 2017. “Program Magister Unsrat,

ISSN 2338-4085 Kajian Linguistik, Tahun IV, No.3, Februari 2017.” (3): 55–69.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.