PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS)

Moch Ali Mustain

Sari


ABSTRAK: Pembelajaran adalah kegiatan untuk menciptakan situasi agar
peserta didik belajar dengan efektif dan efisien Pendidikan bukan hanya proses
mentransfer ilmu pengetahuan, kemudian siswa diminta menghafal, lalu dinilai
berdasarkan kemampuan menghafal pengetahuan tersebut. Sedangkan siswa
saat ini perlu diajarkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher
Order Thinking Skills). Pencanangan dan rekomendasi penerapan HOTS
dalam proses pembelajaran merupakan salah satu upaya strategis untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa
Arab.HOTS merupakan kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif,
metakognitif, dan kreatif. Aktivitas strategis yang dilakukan dalam
pembelajaran Bahasa Arab agar siswa mencapai kemampuan berpikir tingkat
tinggi dimulai dengan indikator HOTS : (1) level analisis, (2) level evaluasi,
dan (3) level mencipta
KATA KUNCI: Pembelajaran, Bahasa Arab, HOTS.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Ariandari, Weindy Pramita. 2015. Mengiterasikan Higher Order Thinking

Dalam Pembelajaran Creative Problem Solving.

Widana, Wayan I. 2017. Modul Penyusun Soal Higher Order Thinking Still

(HOTS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Jenderal

Pendidikan Dasar Dan Menengah Departemen Pendidikan Dan

Kebudayaan.

Arifin, Zaenal. 2015. “Analisis Instrumen Pengukur Higher Order Thinking

Skills (HOTS) Matematika Siswa SMA”. Makalah Disampaikan Pada

Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY

, Yogyakarta.

Aydogdu, Bulent, Serkan Buldur, And Sebahattin Kartal. 2013. “The Effect Of

Open-Ended Science Experiments Based On Scenarios On The

Science Process Skills Of The Pre-Service Teachers”. Procedia-Social

And Behavioral Sciences, 93:1162-1168. Doi:

1016/J.Sbspro.2013.10.008

Budiman, Agus. 2014. “Pengembangan Instrumen Asesmen Higher Order

Thinking Skill (HOTS) Pada Mata Pelajaran Matematika SMP Kelas

VIII Semester I”. Jurnal Riset Pendidikan Matematika 1 (2):139-151.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.