HAKIKAT PLOT DAN PENGEMBANGANNYA DALAM KARYA SASTRA

Nurhidayati Nurhidayati

Abstract


Abstrak: Plot merupakan salah satu unsur intrinsik cerita baik dalam cerpen maupun novel yang penting. Plot merupakan manifestasi perbuatan, sifat, dan sikap tokoh utama cerita. Plot adalah konflik. Elemen-elemen plot adalah pengenalan, timbulnya konflik, konflik memuncak, klimaks, dan pemecahan masalah. Kekuatan sebuah cerita terletak pada bagaimana pengarang membawa pembaca mengikuti timbulnya konflik, memuncaknya konflik, dan berakhirnya konflik. Hal ini berhubungan dengan  unsur watak, tema, dan setting. Dalam usaha pengembangan plot, pengarang memiliki kebebasan kreativitas.Ada semacam aturan atau kaidah pengembangan plot yang bisa diikuti yang tidak mengikat. Kaidah pengeplotan yang dimaksud adalah keterpercayaan (plausibility), adanya unsur kejutan (surprise), rasa ingin tahu (suspense), dan kepaduan (unity). sebuah plot haruslah terdiri atas tahap awal (begining), tahap tengah (midle), dan tahap akhir (end). Tahap awalcerita disebut tahap perkenalan. Tahap perkenalan berisi sejumlah informasi penting yang berkaitan dengan berbagai hal yang akan dikisahkan pada tahap-tahap berikutnya, misalnya pengenalan latar dan pengenalan tokoh cerita. Cerita diawali dengan peristiwa tertentu dan diakhiri dengan peristiwa tertentu tanpa terikat oleh urutan waktu. Untuk memperoleh pemahaman tentang plot, berikut dipaparkan tentang hakikat plot, kaidah pengembangan plot, penahapan plot, dan jenis-jenis pelukisan plot.

 

Kata Kunci: Plot, Pengembangan, Karya Sastra.


Full Text:

PDF

References


Daftar Rujukan

Abrams, M. H. 1981. Aglossary of Literary Terms. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Atmowiloto. 1982. Naluri yang Mendasari Penciptaan. Dalam: Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang. Pamusuk Eneste (Ed). Jakarta: PT. Gramedia.

Kenney, William. 1966. How to Analyze Fiction. USA: Simon and Schuster Inc.

Nurgiantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogjakarta: Gadjah Mada University Press.

Stantont, Robert. 1965. An Introduction to Fiction. New York: Holt Rinehart and Winston.

Sugihastuti dan Suharto. 2002. Kritik Sastra Feminis: Teorti dan Aplikasinya. Yogjakarta: Pustaka Pelajar Ofset.

Sudjiman, Panuti. 1991. Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sumardjo, Jakob dan Saini, K.M. 1991. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Tompkins, Gaile E. dan Hoskissons, Kenneth. 1991. Language Arts: Content and Teaching Strategies. New York: Macmillan Publishing Comapny.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.